Dakwah
Rasulullah pada periode Mekkah
- Situasi dan Kondisi Masyarakat Mekkah Sebelum Islam Datang
Mekkah
merupakan kota yang terpenting bagi umat Islam diseluruh dunia,kota
yang indah dan penuh kesakralan ini mempunyai power dan spirit bagi
umat islam dan membangun peradaban . Secara historical mekkah pada
abat ke V masehi telah mengalami perubahan dan kemajuan,walaupun
kemajuan itu masih sangat terbatas, masyarakatnya sudah mulai
mengenal sistem gotong royong atas dasar kesadaran masing – masing,
semuanya tunduk kepada kepala sukunya.
Demikian pula pembangunan pada masa itu juga sangat terbatas. Kota mekkah terletak diantara dua gunung, yaitu gunung Abi Qubais (jabal qubais) dan gunung Akhmar / A’rof, namun dengan adanya ka’bah dilembah yang tandus ini kemuliaan yang di peroleh oleh kaum quraisy dan bangsa arab sekitarnya di tambah dengan keamanan yang penuh menyebabkan kota ini sangat disenangi oleh kabilah-kabilah, baik yang berada di sekitarnya maupun yang dari jauh untuk pindah di Mekkah.
Demikian pula pembangunan pada masa itu juga sangat terbatas. Kota mekkah terletak diantara dua gunung, yaitu gunung Abi Qubais (jabal qubais) dan gunung Akhmar / A’rof, namun dengan adanya ka’bah dilembah yang tandus ini kemuliaan yang di peroleh oleh kaum quraisy dan bangsa arab sekitarnya di tambah dengan keamanan yang penuh menyebabkan kota ini sangat disenangi oleh kabilah-kabilah, baik yang berada di sekitarnya maupun yang dari jauh untuk pindah di Mekkah.
- Nabi Muhammad sebelum diangkat menjadi Rosul
Tepat
pada hari senin tanggal 12 Robiul Awal bertepatan 20 April 571 M. Dan
semesta bergembira dengan kelahiran seorang bayi suri yang menjadi
Nabi akhir zaman. Sedang menurut ahli ilmu falq Mesir Mahmud Basya,
kelahiran Nabi tanggal 9 Robiul Awal tahun gajah bertepatan tanggal
20 april 571 M.
Pada
mulanya Muhamad di susui oleh seorang budak wanita Abu lahab yang
bernama Suaibah selama beberapa hari kemudian Abdul Mutholib
memberikan cucunya yang paling disayang itu kepada Halimah sa’diyah,
setelah Muhammad di susui oleh Siti Halimah Sa’diyah. Pada usia
enam tahun beliau dibawa oleh ibunya ke keluarga ayahnya di Madinah
dan untuk berziaroh ke makam ayahnya. Ketika beliau dalam perjalanan
ke Mekkah ibunya meninggal dunia di sebuah desa bernama Abwa’.
Muhammad diasuh oleh Abdul Mutholib hanya dua tahun, karena meninggal
dunia saat Muhammad berumur 8 tahun sejak itu kemudan Muhamad di asuh
oleh pamanya Abu tholib.
- Nabi Muhmmad diangkat menjadi Nabi dan Rosul
Di
saat kota Makkah dan penduduknya tenggelam dalam kerusakan dan
kemusrikan, masa itu adalah masa-masa tentang yang paling meresahkan
hati Nabi Muhammad. Beliau sering merenung nasib kaumnya yang
tersesat itu. Beliau merasa bahwa kota Makkah seolah-olah sempit
baginya untuk hidup karena itulah beliau sering memencilkan diri di
gua Hiro. Selama di gua Hiro’ belia mendekatkan diri kepada Allah
agar dapat memberikan ketenangan pada hati beliau.
Dalam
suatu riwayat hadits Imam Bukhori dikatakan bahwa menjelang datangnya
wahyu Alloh pertama turun Muhammad sering mimpi melihat yang terang
bagaikan fajar dipagi hari. Tepat ketika beliau tenggelam dalam
munajatnya kepada Alloh beliau didatangi oleh malakat Jibril yang
membawa perintah Alloh. Beliau dituruni wahyu pertama tepat pada
tanggal 17 Romadlon / Agustus 610 M, dalam usia 40 tahun. Wahyu
pertama itu surat Al Alaq ayat 1-5.
- Strategi Dakwah Rosululloh SAW Di Madinah
- Dakwah secara sembunyi-sembunyi
Dakwah
siri selama tiga tahun dari kerosulan. Sasaran dakwah bisiri yang
pertama adalah keluarga serumah merupakan sasaran dakwah yang pertama
dalam hal ini khodijah (Istri Rosul ) dan anak-anaknya.
Yang
kedua adalah sahabat-sahabat terdekat, Abu Bakar adalah orang yang
pertama kali masuk Islam. Abu bakar mengetahui benar kejujuran
Muhammad, setiap yang di katakan Muhammad mesti membenarkanya. Oleh
karna itu ketika Muhammad menyampaikan berita tentang pengangkatan
dirinya sebagai rosul, Au Bakar dengan segera menemuinya, sehingga
beliau di beri gelar As- shiddiq. Setelah itu di susul pula oleh
Ustman bin Affan, Abdurruhman bin Auf , Saad bin Abi Waqosh, Zubair
bin Awwam, Tolhah bin Ubaidillah bin Jarroh , Arqom bin Abil arqom
dan beberapa penduduk Quraisy lainya. Mereke itu di sebut Assabiqunal
Awwalun artinya orang yang terdahulu masuk islam. Sasaran yang ke
tiga adalah kerabat dan famili terdekat, mereka yang tergolong
kelompok ini adalah Ali bin Abi Tholib, Ja’far bin Abi Tholib ,
keduanya merupakan saudara susunan yaitu Hamzah bin Abdul Mutholib
juga masuk islam dengan penuh semangat memperjuangkan islam,
sehingga oleh Rosulullah beliau- beliau dianugerahi gelar Assadulloh
artinya singa Allah.
- Dakwah secara terbuka
Tiga
tahun lamanya Nabi berdakwah secara sembunyi-sembunyi yaitu secara
diam-diam dari rumah-kerumah. Setelah itu turun perintah Allah untuk
berdakwah secara terbuka dalam surat Al-Hijr ayat 94, yang artinya :
“Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang
perintahkan kepadamu dan berpalinglah dari orang-orang yang musyirik,
(
Q. S. Al-Hijr : 94 ).
Ayat
tersebut memerintahkan agar Rasulullah menyiarkan islam secara
terang-terangan, meninggalkan secara sembunyi-sembunyi, sejak itulah
Rosulullah berdakwah secara terbuka.
- Penderitaan Dan Tekanan Kepada Rasulullah Dan Para Pengikutnya
- Hambatan dan Rintangan
Semula
kaum quroisy mengira bahwa suruan dakwah Rasulullah hanyalah gerakan
kecil yang tidak akan bertahan lama, akan tetapi setelah melihat
realita di masyarakat bahwa perkembangan islam semakin pesat, maka
terkejutlah mereka. Berbagai macam siksaan ditimpakan kepada
pengikutnya terutama dari golongan hamba sahaya, misalnya yang
menimpa Yasir, Amru Bin Yasir serta isterinya, sumaiyah mendapat
siksaan yang luar biasa dari kafir quraisy, Bilal Bin Robbah yang
harus menanggung derita setelah mengikuti ajaran Rasulullah.
Rasulullah dituduh sebagai pemecah belah bangsa Arab dan sebagai
orang yang dianggap menghinakan nenek moyang dan dewa-dewa
sesembahannya.
- Boikot terhadap Bani Hasyim dan Bani Mutholib
Seluruh
keluarga Bani Hasyim telah memutuskan untuk menjaga Rasulullah dan
perang habis-habisan demi kepentingan dan keselamatan Rasulullah dan
para pengikutnya. Kaum quraisy mengetahui bahwa keselamatan
Rasulullah adalah terletak pada Bani Hasyim, merekalah pilar dan
ujung tombak perjalanan dakwah Rasul ke Mekkah.
Pemboikotan
berlangsung selama 3 tahun mulai pada bulan Muharrom tahun 7 kenabian
atau 616 M. Isi pemboikotan itu antara lain :
- Mereka tidak akan menikahi umat Islam
- Mereka tidak menerima permintaan nikah dengan umat Islam
- Mereka tidak akan berjual beli dengan umat Islam
- Mereka tidak akan menengok orang Islam yang sakit
- Mereka tidak akan mengantar mayat orang Islam ke kubur
- Mereka tidak akan menerima permintaan damai orang Islam, sebelum menyerahkan Rasulullah kepada orang kafir quraisy.
- Dakwah keluar kota Mekkah
Kehadiran
kaum muslimin di negeri Habsyi ( Ethiopia )pada tahun ke-5 sesudah
masa kerosulan Muhammad adalah untuk menghindari siksaan dan gangguan
dari kaum kafir quraisy di Mekkah, sekaligus membuka misi dakwah
Rasul. Rasulullah mengetahui bahwa raja habsyi yaitu Raja Negus
seorang raja yang berhati mulia adil dan bijaksana, kehadiran imigran
muslim dari arab ini diharapkan diterima baik dan diberi kesempatan
untuk hidup ditanah Benua Hitam ini. Kondisi ini sangat menguntungkan
kaum muslimin dalam prospek dakwah di Habsyi. Dengan sentuhan hati
bijaksana penguasa Habsyi diharapkan dakwah bisa Running Well, secara
aktif dan efisien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar